About Me

Ibarat buku cacatan di sini akan tuliskan apa yang berkecamuk di dalam kalbu, apakah kalbu itu sama dengan hati, apakah hati itu sama dengan segumpal darah, apakah segumpal darah itu adalah nyawa tempat tinggal ruh/roh, apakah ruh itu menyebar keseluruh tubuh apakah kalbu itu ada di semua bagian tubuh, lantas apakah kalbu itu hati kecil?, kemudian muncul spekulasi hati sedang, hati besar, hati-hati.

Ya… itulah aku tak bisa hati-hati dalam menulis, namun jika tak kutulis kadang bisa makan hati. Disela ketidaktahuanku aku tak boleh berkecil hati . Jika mata hati yang melihat itulah kebenaran. Jika keras hati itulah awal kesalahan. Dalam perjalananku membina rumah tangga berusahalah aku sekuat hati untuk tidak mendua hati.

Dengan hati-hati aku mencoba terapi tombo ati(obat hati) agar tidak keras hati. Pembaca budiman saya berharap tidak sakit hati melihat tulisan ini, silakan sesuka hati memberi komentar

4 Comments Add your own

  • 1. superbejo  |  31, Oktober 2007 at 1:18 pm

    Ini bahasa arabnya: baitii, jannatii

    Balas
  • 2. budi  |  26, Februari 2008 at 5:05 pm

    baiti lawan bairu

    Balas
  • 3. hmcahyo  |  26, April 2008 at 4:09 am

    wah blog bu guru yang terkenal nih :)

    salam kenal dari malang :)

    keep writing bu :)

    yang juga kerja di sekolahan :)

    http://hmcahyo.wordpress.com
    http://hmc.web.id -> Learn Indonesian – English Thru’ nasheed :)

    Balas
  • 4. haryati  |  13, Mei 2009 at 9:27 am

    subhanalloh.semoga saya bisa meniru ibu

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed