Archive for Desember, 2009

ANAK MASA DEPAN

Anak-anak kita adalah anak masa depan. bukan anak masa lalu. Memang sekarang ada karena masa lalu, namun bukan berarti anak kita harus mengalami hal yang sama apa yang kita alami dulu.

Dalam memberi nasihat kepada anak sering kita menggunakan kalimat-kalimat yang andalan masa lalu, seperti:

Dulu ibumu itu kalau sekolah jalan kaki, kamu kok aneh-aneh minta sepeda segala.

Dulu bapakmu kalau sekolah gak pernah bawa uang, sarapan sudah cukup. gak perlu minta uang jajan…sana sekolah!

Dulu bapakmu gak pernah minta internet, kok ya bisa jadi guru. Mau jadi apa kamu?!

Banyak sekali kalimat-kalimat lain yang tidak relevan lagi, tapi beberapa orang tua masih saja memaksakan kehendak untuk menjadi anak seperti bapakmu dulu. Padahal zaman telah berubah, transportasi alat komunikasi metode telah mengalami banyak perubahan.

Ternyata jadi orangtua juga harus mengikuti perkembangan zaman. Tidak boleh hanya membanggakan masa lalu. Anak harus dipersiapkan untuk bisa mengikuti seleksi alam karena mereka adalah harapan orangtua di masa depan.

Ada yang punya pendapat lain? silakan tinggalkan komentar panjang lebar. untuk masa depan anak-anak kita semua. terima kasih

25, Desember 2009 at 12:52 am 5 komentar

SANG PEMIMPI

Sebuah buku dapat menginspirasi banyak orang, bahkan dapat menyembuhkan seseorang dari ketergantungan obat. Salah satu buku yang dimaksud adalah novel Laskar Pelangi. Sebegitu hebatkah kekuatan kalimat-kalimat motivasi sehingga bisa membangkitkan alam bawah sadar untuk menggerakkan otak bawah sadar yang konon dipercaya mempunyai kekuatan 7 kali lebih dasyat dari kekuatan otak sadar? Dapatkah seseorang membuat/mengumpulkan kalimat-kalimat motivasi sendiri, lantas digunakan untuk memotivasi sendiri/self motivation?. Inilah paragraf awal pada postingan Pak Sastro yang berjudul Dreambook.

Diam-diam kubaca lagi postingan berjudul dreambook, ternyata memang tugas membuat dreambook yang ditugaskan Pak Sastro kepada kelompok WMS telah memberi kekuatan bawah sadar bagi Pak Sastro. Semenjak dia membaca impian anaknya (nohara) yang menginginkan sekolah diluar negeri, setiap hari dia jungkir balik di depan laptop untuk mencari peluang kearah sana.

Selain dari itu dia juga pingin mewujudkan impianku untuk bisa menunaikan ibadah haji.  Aku sering kasihan melihat mukanya yang akhir-akhir ini berubah menjadi “kotak-kotak” karena terlalu sering di depan monitor. Maafkan aku Pak Sastro, karena sering ngomel tagihan telepon yang membengkak.

Antara mimpi dan sadar, antara kenyataan dan impian ketika Pak Sastro menelpon bahwa dia menjadi peringkat kedua pada science education award yang diadakan ITSF. Apalagi setelah sampai rumah Pak Sastro bercerita bawha dia ingin menjadi guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri di Jeddah. Semuanya dia katakan sebagai langkah untuk mewujudkan impianku dan impian nohara.

Pak Sastro adalah sang pemimpi, dia diilhami dari novel Laskar Pelangi.

Setiap saat aku bersyukur supaya dia tidak takabur.

Setiap malam aku tahajud agar impian mulianya terwujud.

Tiga hari ini aku masih tak percaya kalau nanti kami akan ke Jakarta, tinggal dihotel Shangri-La, bersalaman dengan menteri disaksikan orang banyak untuk merima penghargaan atas mimpi-mimpi. Jalan menuju Jeddah mulai terbuka, semoga mimpi kami menjadi nyata. Kami rela dia disebut SANG PEMIMPI, tapi kami yakin sahabat blogger memberi dukungan, doa serta suport. Terima kasih kepada Pak Urip, komunitas KOta Ngawi dan sahabat blogger semua yang telh  memberikan banyak dukungan dan doanya.

Kutulis dalam kebanggaanku memiliki suami teladan, nDeso tapi nggak nDesani. Sembah sungkemku untukmu, izinkan aku meneteskan airmata banggaku.

16, Desember 2009 at 11:41 pm 3 komentar


kesehatan blog

RSS nohanarum.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS artikel teknologi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Halaman

Sosial